Senin, 05 Mei 2014

Conditional Sentence

Conditional Sentence Type 1

 
Dalam konteks tipe pertama ini, kita akan berbicara mengenai masa depan. Membicarakan pengandaian masa depan memang sering dilakukan. Sebagai contoh, anda berada di minggu pagi dengan rencana bermain sepak bola ketika sore tiba. Kendati demikian, anda melihat langit berawan dan sepertinya akan hujan. Kemudian, anda membuat pengandaian bahwa jika langit hujan, maka akan berada di rumah dan tidak bermain sepak bola. Di bawah ini, ada beberapa penjelasan mengenai kalimat pengandaian tipe 1.
Jika
Kondisi
Hasil
present simpleWILL + base verb
Ifit rainsI will stay at home.
JikaHujanSaya akan tinggal di rumah.

Beberapa contoh conditional sentence tipe pertama yang lebih lengkap adalah sebagai berikut.
 
 
Struktur : If + simple present tense + Subject + will + verb
Jika
Kondisi
Hasil
present simpleWILL + base verb
IfI see HarryI will call him.
IfTara is not sick tomorrowI will invite her to my party.
IfI graduate this yearI will go to Singapore for holiday.
Ifit rains tomorrowwill you stay in my house?
IfHenri bring me the bookI will study hard.
 
Struktur : Will + base verb + if + simple present tense
Hasil
Jika
Kondisi
WILL + base verb present simple
I will call Harry.ifI see him.
I will invite Tara to my party.ifShe is not sick tomorrow
I will go to Singapore for holiday.ifit rains tomorrow
I will study hard. ifHenri bring me the book
 
 

Conditional Sentence Type 2

 
Ini adalah sebuah kalimat pengandaian yang bercerita tentang pengandaian masa lampau dan dikaitkan dengan masa depan. Misalnya, Jika saya kemarin memperoleh uang banyak, maka saya akan membeli sepeda motor. Situasi dimana “saya akan membeli sepeda motor” akan sangat sulit terjadi bukan? Karena saya tidak mendapatkan uang banyak. 
 
Kendati demikian, pembelian sepeda motor masih mungkin saya lakukan apabila saya mendapatkan uang banyak esok hari. Jadi, pengandaian ini masih mungkin untuk terjadi dan belum sepenuhnya gagal. Kalimat ini menggunakan simple past tense dan berikut contohnya. 
Jika
Kondisi
Hasil
Ifpast simpleWOULD + base verb
I got a lot of moneyI would buy a motocycle.

Beberapa contoh lainnya adalah sebagai berikut. 
 
 
Struktur : If + simple past tense + Subject + would + verb
Jika
Kondisi
Hasil
past simpleWOULD + base verb
IfI married TikaI would live happily.
IfRai became a politicianHe would be president.
Ifmy friend came herewould you be surprised?
IfRiana told my fatherwhat would we do?
 
Struktur : Would + base verb + if + past tense 
result
IF
condition
WOULD + base verb past simple
I would live happily.ifI married Tika
He would be president.ifRai became a politician
would you be surprised?ifmy friend came here
what would we do?ifRiana told my father
 

Conditional Sentence Type 3

 
Kalimat pengandaian yang ketiga akan membahas mengenai sebuah hal yang sudah tidak mungkin terjadi lagi. Salah satu bentuk kalimat yang mengindikasikan kalimat pengandaian tipe ketiga adalah, “Jika dia mendapatkan pekerjaan tersebut bulan lalu, Ia sudah menjadi manager di hari ini.”
 
Artinya, sudah tidak ada kesempatan lagi ia menjadi manager di hari ini bukan? Contoh-contoh berikut ini, tentu lebih bisa menjelaskannya kepada Anda.
Jika
Kondisi
Hasil
Past PerfectWOULD HAVE + Past Participle
IfMy uncle had got the jobHe would have been a manager.
Struktur : If + past perfect + Subject + would have + past participle
Jika
Kondisi
Hasil
past perfectWOULD have + past participle
IfI had married TikaI would have lived happily.
IfRai had become a politicianHe would have been a president.
Ifmy friend had come herehe would have given us a delicious pizza
IfRiana had told my fatherwe would have a big problem
Struktur : Would have + past participle + If + past perfect
Hasil
Jika
Kondisi
WOULD have + past participle past perfect
I would have lived happily.IfI had married Tika
Rai would have been a president.IfHe had become a politician
My friend would have given us a delicious pizzaIfhe had come here
we would have a big problemIfRiana had told my father

Tidak ada komentar:

Posting Komentar